Pengaruh Penambahan Limbah Abu Pembakaran Serbuk Kayu Terhadap Kuat Tekan Paving Block

Penulis

  • Jheinjil Buttu Universitas Papua
  • Yoga Charol Vincenthius Tethool Universitas Papua
  • Rio Oktovinary Pramanagara Universitas Papua

DOI:

https://doi.org/10.30862/jistech.v12i2.272

Kata Kunci:

Paving Block, Abu Serbuk Kayu, Kuat Tekan, Penyerapan Air

Abstrak

Paving block merupakan bahan bangunan yang digunakan sebagai perkerasan permukaan jalan, baik untuk keperluan pelataran parkir kendaraan, trotoar, dan untuk keperluan dekoratif pembuatan taman dan sebagainya. Serbuk kayu adalah jenis bahan limbah yang bersifat organik yang merupakan limbah yang terdapat pada lingkungan industry penggergajian kayu yang saat ini belum optimal pemanfaatannya, senyawa kimia yang ada didalam abu serbuk kayu agar bisa dipakai sebagai bahan tambah campuran paving block adalah senyawa silika (Si02) merupakan bahan kimia yang dapat meningkatkan mutu beton, akibat reaksi yang terjadi antara silika dan kapur bebas yang ada dalam campuran beton.

Dalam proses pembuatan paving block menggunakan variasi campuran 0%, 5% dan 10% dengan penambahan abu serbuk kayu dengan jumlah benda uji dengan 9 buah dan uji tekan dan penyerapan air dilakukan pada usia 28 hari curring. Pada penambahan 10% abu serbuk kayu putih mendekati syarat mutu minimum dengan ketentuan 8,5 MPa (SNI 03-0691-1996). Pada variasi ini pengikatan yang terjadi antara silika yang dihasilkan dengan kalsium hidroksida sudah mencapai titik optimum. Pengaruh penambahan abu serbuk kayu putih dalam campuran paving block untuk penyerapan air pada persentase 0% sebesar 9,42%, 5% sebesar 10,16%, dan 10% sebesar  10,64%. Jadi rata-rata penyerapan air diatas tergolong dalam mutu D yang digunakan untuk taman dan penggunaan lain.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-02-24

Cara Mengutip

Buttu, J., Tethool, Y. C. V., & Pramanagara, R. O. (2024). Pengaruh Penambahan Limbah Abu Pembakaran Serbuk Kayu Terhadap Kuat Tekan Paving Block. JISTECH: Journal of Information Science and Technology, 12(2). https://doi.org/10.30862/jistech.v12i2.272